Recent Blog Post

Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

  • DreadOut merupakan video game horor garapan Digital Happiness, sebuah studio lokal yang berbasis di Bandung. Sebagai hasil karya anak Indonesia, permainan ini menghadirkan latar Indonesia dan juga berbagai makhluk-makhluk dari kepercayaan warga Indonesia.
    DreadOut bercerita tentang sekelompok pelajar yang terpaksa masuk ke sebuah kampung yang terbengkalai ketika mereka sedang melakukan karyawisata. Dalam kampung tersebut, Linda dan kawan-kawan terperangkap dalam sebuah sekolah yang berhantu dan mereka terpisah satu sama yang lain. Linda yang dibekali telepon genggamnya kini harus berusaha mencari teman-temannya dan juga mencari jalan untuk keluar dari tempat mengerikan itu.
    Dari segi permainan, DreadOut berhasil menghasilkan suasana mencekam dengan elemen video game horor era 90-an seperti Fatal Frame. Yang mengagumkan, kombinasi tersebut tampaknya berhasil menarik perhatian media luar.
    Mengenal DreadOut, Video Game Indonesia Yang Berhasil Menarik Lirikan Internasional
    Sorotan pertama akan video game lokal ini datang dari para internet personalities di YouTube. Serial video gameplay DreadOut dari Felix Kjellberg alias Pewdiepie mendapat lebih dari 30 juta views. YouTuber lainnya yang juga menyorot game ini mencakup Mark Fischbach alias Markiplier, Arin Hanson alias Egoraptor, Dan Avidan, dan masih banyak lagi. Media luar seperti Polygon, Rock Paper Shotgun, dan juga Bloody Disgusting juga tidak ketinggalan dalam memberikan ulasan untuk DreadOut.
    Dari segi prestasi, tentunya ada banyak yang dapat dibanggakan dari permainan ini. Tidak hanya mendapat banyak sorotan dari luar dan dalam negeri, DreadOut juga sempat dinominasikan dalam penghargaan Indie Of The Year 2014 oleh INDIEDB dan juga dinominasikan dalam penghargaan FEAR Awards sebagai Scariest Game of the year 2014 serta Best New Horror IP of the year 2014. Walaupun tidak memenangkan ketiga penghargaan di atas, kelanjutan serial DreadOut dan prestasinya masih jauh dari berakhir.

    DreadOut Game Indonesia yang Mendunia Bagi anda pecinta game apakah pernah mendengar game berjudul DreadOut? Game berjudul DreadOut ini adalah sebuah game yang diproduksi oleh anak-anak kreatif di Indonesia, tepatnya di Bandung, oleh sebuah studio yang bernama Digital Happines. Game yang bergenre survival horor ini ternyata meraih sukses cukup besar di dunia, popularitasnya bahkan menanjak ketika salahsatu youtube gammers ternama yakni PewDiePie memainkan game DreadOut ini dalam versi Beta di saluran youtubenya. Game yang diproduksi untuk PC berbasis Windows, Mac OS X dan Linux ini memang memiliki kualitas grafis gameplay yang sangat bagus dan dilihat mampu bersaing dengan banyak game produksi negera lain, oleh karena itu pantas memang jika kita menyebutnya sebagai game lokal yang berpotensi mendunia.Game DreadOut ini terinspirasi dari game-game horor klasik seperti Fatal Frame ini mampu menggebrak dunia setelah lama tidak ada game yang mempu menonjol dengan screen gameplaynya yang menjanjikan. Game DreadOut sendiri bercerita mengenai Linda yang menjadi tokoh sentral game. Linda merupakan sisiwi sekolah menengah atas yang tergabung dalam klub fotografi sekolah. Linda bersama semua teman-teman satu klubnya melakukan perjalanan ke sebuah kota yang telah lama ditinggalkan oleh para penduduknya. Konflik mulai muncul manakala teman-temannya tersebut mulai menghilang satu persatu tanpa diketahui sebabnya. Linda yang tinggal seorang diri ternyata memiliki kemampuan paranormal di mana ia harus mengalahkan hantu-hantu yang sebagian khas Indonesia dengan menggunakan media kamera yang dimilikinya. 06-dreadout Secara cerita mungkin game ini terdengar sangat biasa saja, mengangkat tema fotografi serta hantu, namun kekuatan dari game ini sendiri bukan terletak di ceritanya, namun anda harus coba memainkannya dan merasakan atmosfir mencekam yang tersaji. Di bagian awalnya saja anda sudah disuguhi lantunan tembang Jawa yang sangat legendaris, yakni Lingsir Wengi. Konten lokal yang terdapat dalam game tersebut memberikan pengalaman tersendiri yang berbeda dari game-game lainnya. Bahkan anda bisa menemukan berbagai poster tempel khas Indonesia. Efek-efek kejutan yang diberikan oleh DreadOut ini juga ternyata memiliki nilai plusnya tersendiri, sebab jika dalam beberapa game sound-sound yang dimiliki malah terasa sangat biasa saja, namun di DreadOut ini suara-suara yang menjadi backsound sangat mendukung nuansa game yang membuat semakin mencekam. Terlepas dari berbagai kelebihannya DreadOut memang masih tetap memiliki kekurangan-kekurangan seperti kurangnya kualitas teksturnya, hingga kadang objek yang terkena clipping akan menghilang dari layar anda ketika permainan sedang berlangsung. Beberapa kekurangan lain seperti tidak adanya tutorial dan petunjuk cerita yang diberikan menjadi sedikit problem, yang sebenarnya tidak terlalu mengganggu. Meskipun demikian tidak masalah sepertinya, mengingat game ini masih terhitung baru dan berkembang. Game ini juga bisa cukup mampu memberikan inspirasi serta impresi yang baik bagi para pecinta game serta bagi pengembang-pengemabang game indie di Indonesia. Bagi anda yang ingin mencoba memainkan game buatan anak bangsa ini anda bisa membelinya melalui website penyedia game bernama STEAM. Dengan membeli berarti anda menghargai dan mengapresiasi karya buatan dalam negeri. Game DreadOut ini sendiri hanya dijual seharga USD 14.99 atau 165 ribu rupiah saja. jika anda sudah memiliki Act 1 maka kalian berhak mendapatkan Act 2 secara gratis. Tertarik mencoba? Ajak teman-temanmu sesama gamers untuk mencoba game buatan anak bangsa yang bagus ini dengan cara menekan tombol share di bagian bawah. Berikan juga komentar anda mengenai game DreadOut.

    Sumber: https://ketahui.com/dreadout-game-indonesia-yang-mendunia | Ketahui.com
    DreadOut Game Indonesia yang Mendunia Bagi anda pecinta game apakah pernah mendengar game berjudul DreadOut? Game berjudul DreadOut ini adalah sebuah game yang diproduksi oleh anak-anak kreatif di Indonesia, tepatnya di Bandung, oleh sebuah studio yang bernama Digital Happines. Game yang bergenre survival horor ini ternyata meraih sukses cukup besar di dunia, popularitasnya bahkan menanjak ketika salahsatu youtube gammers ternama yakni PewDiePie memainkan game DreadOut ini dalam versi Beta di saluran youtubenya. Game yang diproduksi untuk PC berbasis Windows, Mac OS X dan Linux ini memang memiliki kualitas grafis gameplay yang sangat bagus dan dilihat mampu bersaing dengan banyak game produksi negera lain, oleh karena itu pantas memang jika kita menyebutnya sebagai game lokal yang berpotensi mendunia.Game DreadOut ini terinspirasi dari game-game horor klasik seperti Fatal Frame ini mampu menggebrak dunia setelah lama tidak ada game yang mempu menonjol dengan screen gameplaynya yang menjanjikan. Game DreadOut sendiri bercerita mengenai Linda yang menjadi tokoh sentral game. Linda merupakan sisiwi sekolah menengah atas yang tergabung dalam klub fotografi sekolah. Linda bersama semua teman-teman satu klubnya melakukan perjalanan ke sebuah kota yang telah lama ditinggalkan oleh para penduduknya. Konflik mulai muncul manakala teman-temannya tersebut mulai menghilang satu persatu tanpa diketahui sebabnya. Linda yang tinggal seorang diri ternyata memiliki kemampuan paranormal di mana ia harus mengalahkan hantu-hantu yang sebagian khas Indonesia dengan menggunakan media kamera yang dimilikinya. 06-dreadout Secara cerita mungkin game ini terdengar sangat biasa saja, mengangkat tema fotografi serta hantu, namun kekuatan dari game ini sendiri bukan terletak di ceritanya, namun anda harus coba memainkannya dan merasakan atmosfir mencekam yang tersaji. Di bagian awalnya saja anda sudah disuguhi lantunan tembang Jawa yang sangat legendaris, yakni Lingsir Wengi. Konten lokal yang terdapat dalam game tersebut memberikan pengalaman tersendiri yang berbeda dari game-game lainnya. Bahkan anda bisa menemukan berbagai poster tempel khas Indonesia. Efek-efek kejutan yang diberikan oleh DreadOut ini juga ternyata memiliki nilai plusnya tersendiri, sebab jika dalam beberapa game sound-sound yang dimiliki malah terasa sangat biasa saja, namun di DreadOut ini suara-suara yang menjadi backsound sangat mendukung nuansa game yang membuat semakin mencekam. Terlepas dari berbagai kelebihannya DreadOut memang masih tetap memiliki kekurangan-kekurangan seperti kurangnya kualitas teksturnya, hingga kadang objek yang terkena clipping akan menghilang dari layar anda ketika permainan sedang berlangsung. Beberapa kekurangan lain seperti tidak adanya tutorial dan petunjuk cerita yang diberikan menjadi sedikit problem, yang sebenarnya tidak terlalu mengganggu. Meskipun demikian tidak masalah sepertinya, mengingat game ini masih terhitung baru dan berkembang. Game ini juga bisa cukup mampu memberikan inspirasi serta impresi yang baik bagi para pecinta game serta bagi pengembang-pengemabang game indie di Indonesia. Bagi anda yang ingin mencoba memainkan game buatan anak bangsa ini anda bisa membelinya melalui website penyedia game bernama STEAM. Dengan membeli berarti anda menghargai dan mengapresiasi karya buatan dalam negeri. Game DreadOut ini sendiri hanya dijual seharga USD 14.99 atau 165 ribu rupiah saja. jika anda sudah memiliki Act 1 maka kalian berhak mendapatkan Act 2 secara gratis. Tertarik mencoba? Ajak teman-temanmu sesama gamers untuk mencoba game buatan anak bangsa yang bagus ini dengan cara menekan tombol share di bagian bawah. Berikan juga komentar anda mengenai game DreadOut.

    Sumber: https://ketahui.com/dreadout-game-indonesia-yang-mendunia | Ketahui.com
    Bagi anda pecinta game apakah pernah mendengar game berjudul DreadOut? Game berjudul DreadOut ini adalah sebuah game yang diproduksi oleh anak-anak kreatif di Indonesia, tepatnya di Bandung, oleh sebuah studio yang bernama Digital Happines. Game yang bergenre survival horor ini ternyata meraih sukses cukup besar di dunia, popularitasnya bahkan menanjak ketika salahsatu youtube gammers ternama yakni PewDiePie memainkan game DreadOut ini dalam versi Beta di saluran youtubenya. Game yang diproduksi untuk PC berbasis Windows, Mac OS X dan Linux ini memang memiliki kualitas grafis gameplay yang sangat bagus dan dilihat mampu bersaing dengan banyak game produksi negera lain, oleh karena itu pantas memang jika kita menyebutnya sebagai game lokal yang berpotensi mendunia.Game DreadOut ini terinspirasi dari game-game horor klasik seperti Fatal Frame ini mampu menggebrak dunia setelah lama tidak ada game yang mempu menonjol dengan screen gameplaynya yang menjanjikan. Game DreadOut sendiri bercerita mengenai Linda yang menjadi tokoh sentral game. Linda merupakan sisiwi sekolah menengah atas yang tergabung dalam klub fotografi sekolah. Linda bersama semua teman-teman satu klubnya melakukan perjalanan ke sebuah kota yang telah lama ditinggalkan oleh para penduduknya. Konflik mulai muncul manakala teman-temannya tersebut mulai menghilang satu persatu tanpa diketahui sebabnya. Linda yang tinggal seorang diri ternyata memiliki kemampuan paranormal di mana ia harus mengalahkan hantu-hantu yang sebagian khas Indonesia dengan menggunakan media kamera yang dimilikinya. 06-dreadout Secara cerita mungkin game ini terdengar sangat biasa saja, mengangkat tema fotografi serta hantu, namun kekuatan dari game ini sendiri bukan terletak di ceritanya, namun anda harus coba memainkannya dan merasakan atmosfir mencekam yang tersaji. Di bagian awalnya saja anda sudah disuguhi lantunan tembang Jawa yang sangat legendaris, yakni Lingsir Wengi. Konten lokal yang terdapat dalam game tersebut memberikan pengalaman tersendiri yang berbeda dari game-game lainnya. Bahkan anda bisa menemukan berbagai poster tempel khas Indonesia. Efek-efek kejutan yang diberikan oleh DreadOut ini juga ternyata memiliki nilai plusnya tersendiri, sebab jika dalam beberapa game sound-sound yang dimiliki malah terasa sangat biasa saja, namun di DreadOut ini suara-suara yang menjadi backsound sangat mendukung nuansa game yang membuat semakin mencekam. Terlepas dari berbagai kelebihannya DreadOut memang masih tetap memiliki kekurangan-kekurangan seperti kurangnya kualitas teksturnya, hingga kadang objek yang terkena clipping akan menghilang dari layar anda ketika permainan sedang berlangsung. Beberapa kekurangan lain seperti tidak adanya tutorial dan petunjuk cerita yang diberikan menjadi sedikit problem, yang sebenarnya tidak terlalu mengganggu. Meskipun demikian tidak masalah sepertinya, mengingat game ini masih terhitung baru dan berkembang. Game ini juga bisa cukup mampu memberikan inspirasi serta impresi yang baik bagi para pecinta game serta bagi pengembang-pengemabang game indie di Indonesia. Bagi anda yang ingin mencoba memainkan game buatan anak bangsa ini anda bisa membelinya melalui website penyedia game bernama STEAM. Dengan membeli berarti anda menghargai dan mengapresiasi karya buatan dalam negeri. Game DreadOut ini sendiri hanya dijual seharga USD 14.99 atau 165 ribu rupiah saja. jika anda sudah memiliki Act 1 maka kalian berhak mendapatkan Act 2 secara gratis. Tertarik mencoba? Ajak teman-temanmu sesama gamers untuk mencoba game buatan anak bangsa yang bagus ini dengan cara menekan tombol share di bagian bawah. Berikan juga komentar anda mengenai game DreadOut.

    Review DreadOut –

  • review-film-dreadout-kengerian-yang-melewati-batas
    Mengabadikan segala kejadian unik yang ada di sekitarnya dengan ponsel pintar, merupakan ciri khas remaja saat ini. Hal itu juga dilakukan oleh Erik (Jefri Nichol), Jessica (Marsha Aruan), Beni (Muhammad Riza Irsyadillah), Dian (Suzana Sameh), dan Alex (Ciccio Manassero), sekelompok murid SMA yang nekat membahayakan diri mereka demi mengejar sebuah popularitas. Gambaran ceritanya akan diulas di review DreadOut ini.
    Sekelompok remaja penuh rasa ingin tahu ini pergi ke sebuah apartemen kosong dan angker untuk mendapatkan konten viral. Mereka meminta bantuan Linda (Caitlin Halderman) yang mengenal penjaga apartemen agar mudah mendapat akses masuk ke dalamnya. Intro film pun disajikan dengan to the point dan tidak bertele-tele. Para penonton langsung mendapatkan aura menegangkan dari awal dimulainya film ini.
    Menjelajahi ruangan-ruangan yang ada di apartemen kosong tersebut, remaja ini mendobrak sebuah ruangan misterius dengan garis polisi di depannya. Mereka menemukan sebuah perkamen kuno dan membacakannya. Sayangnya, aksi ini membuat murka para ‘penunggu’ dan membuka gerbang menuju neraka. Dari sini, adegan menegangkan tidak berhenti muncul hingga akhir film. Akan ada kejutan demi kejutan yang membangun ketegangan demi ketegangan. Penasaran seperti apa film DreadOut.

    Horor Fantasi

    review-film-dreadout-kengerian-yang-melewati-batas
    DreadOut merupakan film adaptasi game pertama di Indonesia. Film adaptasi bukan berarti apa yang diceritakan di dalam game, akan ditampilkan di layar lebar secara utuh. Pada versi game, karakter utama yang bernama Linda diceritakan terdampar di sebuah kota tak berpenghuni bersama teman-teman sekolah dan ibu gurunya. Nah, jika kamu memainkan gamenya, bersama Linda kamu akan diajak menjelajahi kota yang mengerikan.
    Salah satunya adalah karena di kota tersebut terdapat banyak roh jahat yang bersemayam di dalam tubuh-tubuh yang sudah mati. Satu-satunya cara untuk menghindari dari bahaya ini adalah dengan bantuan ponsel pintar milik Linda yang dapat memperlihatkan roh jahat atau hantu dan membantu kamu untuk bertahan hidup.
    Namun, versi DreadOut dalam versi film menyuguhkan jalan cerita yang berbeda. Pada versi film, Linda bersama teman-temannya pergi ke sebuah apartemen kosong dan menjelajahi segala ruangan yang ada, termasuk ruangan terlarang yang di dalamnya terdapat gerbang menuju neraka. Walaupun jalan ceritanya berbeda, ponsel pintar Linda tetap menjadi salah satu senjata mematikan melawan para “penunggu” yang mengancam nyawa Linda kawan-kawannya.
    Ada alasan kenapa adaptasi film ini tidak sama persis dengan versi game. Salah satunya adalah, ide cerita yang lebih fokus pada prekuel atau asal-usul dari gamenya. Benar saja, melalui filmnya karakter Linda diperkenalkan lebih dalam melalui film ini. Mulai dari asal-usul Linda, bagaimana ia memiliki kemampuan yang tidak dimiliki orang lain.
    Bahkan karakter Beni yang tidak muncul di dalam game juga diceritakan melalui film ini. Menariknya, inilah salah satu twist yang ditawarkan oleh film DreadOut. Sayang, twist ini terkesan dipaksakan dan tidak klimaks.
    Selain kengerian, film ini menyajikan visual berupa fantasi yang terkesan seperti menonton gamenya. Memang, tidak sepenuhnya, namun sosok misterius wanita berkebaya merah melayang-layang dan siap menghabisi Linda terlihat persis seperti gamenya. Bahkan, di satu scene terlihat bagaimana pengambilan kamera yang sangat menyerupai game.

    Ciri Khas Kimo Stamboel

    review-film-dreadout-kengerian-yang-melewati-batas
    Ciri khas sutradara Kimo Stamboel yang pernah menggarap Rumah Dara cukup terlihat di film ini. Penonton tidak akan dikejutkan dengan jumpscare dan sosok seram para hantu yang muncul, namun dengan mimik muka yang terlihat mengerikan. Kimo juga mengekspresikan dirinya dengan beberapa adegan aksi yang menarik di beberapa scene.
    Bahkan, Kimo juga menyelipkan beberapa unsur gore di dalam filmnmya. Belum cukup sampai di situ, Kimo juga menambahkan unsur komedi di film ini melalui dialog-dialog yang terlihat spontan. Meskipun begitu, untuk beberapa bagian, komedi di film ini terasa canggung. Memang, film DreadOut tidak ‘sebrutal’ karyanya yang terdahulu.
    Ada beberapa catatan yang mungkin jadi perhatian untuk film DreadOut. Beberapa momen yang ditampilkan membuat film ini lebih mengarah ke cerita fantasi dibandingkan cerita horor. Namun secara keseluruhan, adegan-adegan menegangkan yang disajikan mampu menimbulkan kegelisahan buat kamu yang menontonnya. Film ini sangat cocok buat kamu yang ingin menguji adrenalin dan rasa penasaran.
    Ada beberapa pelajaran yang dapat diambil dari film DreadOut. Bagi para remaja di luar sana, berhati-hatilah dalam mengambil langkah. Mengabadikan hal unik memang tidak dilarang, namun jangan sampai melewati batas wajar hanya untuk mengejar popularitas.
    Kamu juga bisa punya ulasan atau review DreadOut versi kamu sendiri, lho! DreadOut tayang mulai tanggal 3 Januari 2019, pesan tiket bioskopnya di situs atau aplikasi BookMyShow yang tersedia gratis bagi pengguna Android dan iOS. Siap-siap mengikuti serunya petualangan Linda dan kawan-kawan, ya!

    Review Film: DreadOut

  • - Copyright © Tecnical Information Gaming - Powered by Blogger - Designed by Fajar -